Rest in Peace

June 19, 2007

Yakinlah

Filed under: Uncategorized - PnC @ 2:06 am

Matahari ini terasa panas, membakar diriku dalam perjalanan ini. Sesekali aku berhenti menyapu butiran keringat di dahiku, huh jalan ini masih menanjak banyak lubang serta batu disekitarnya.

Wahai kasih bangunlah jangan kau pejamkan matamu tetaplah berjalan. Peganglah bahuku, pakailah jubahku biarlah ia melindungimu dari teriknya matahari yang membakarmu.

Wahai sayang tetaplah berjalan denganku. Marilah kita lewati siang yang membakar dan malam yang menusuk. Kasih yakinlah di ujung sana ada lembah hijau dengan sungai-sungai yang mengalir, udara yang sejuk dan ternak-ternak yang gemuk. Kasih yakinlah akan janji-Nya. 

?????

Filed under: Uncategorized - PnC @ 2:04 am

kasih aku sayang kamu…
seperti sayangnya seorang buruh detikcom..
kok senyum sich…
aku bener-bener sayang …

kasih aku sayang kamu..
seperti sayangnya seorang pemakan oncom…
kok tertawa sich…
aku bener-bener sayang..

kkasihhhhh..kamu dodol…
puisimu benar-benar tak bermakna..