Yakinlah
Matahari ini terasa panas, membakar diriku dalam perjalanan ini. Sesekali aku berhenti menyapu butiran keringat di dahiku, huh jalan ini masih menanjak banyak lubang serta batu disekitarnya.
Wahai kasih bangunlah jangan kau pejamkan matamu tetaplah berjalan. Peganglah bahuku, pakailah jubahku biarlah ia melindungimu dari teriknya matahari yang membakarmu.
Wahai sayang tetaplah berjalan denganku. Marilah kita lewati siang yang membakar dan malam yang menusuk. Kasih yakinlah di ujung sana ada lembah hijau dengan sungai-sungai yang mengalir, udara yang sejuk dan ternak-ternak yang gemuk. Kasih yakinlah akan janji-Nya.




