Mungkin memang ini tempatku
Terpenjara ‘ku masih di rumah ini
hanya kepalsuan-kepalsuan yang tampak didepanku..
Jangankan dapat kusentuh.. hangatnya pun tak kurasa..
Dingin sekali disini ..
hanya aku dan bayang-bayangku..
Ingin sekali kupecahkan dinding kebohongan ini
namun apalah daya tangan tak mampu menghancurkannya
Mungkin memang disinilah tempatku
Tanpa pintu dan jendela untuk ‘ku bernafas
hanya dinding-dinding palsu yang semakin lama menghimpit diriku
Baiklah hancurkanlah saja jasad ini
agar dapat kutemukan lagi kebebasan dan kehangatan yang telah hilang




